Selasa, 07 Desember 2010

Jewish Zionist Conspiracy

Israel dan kalangan Zionis kuat di Eropa dan Amerika Utara telah terlambat melakukan pencarian untuk menyebarkan pesan bahwa Israel mengkritik kebijakan brutal dan tindakan dalam batas Palestina yang diduduki pada orang-orang anti-Semitisme.
 
Tujuan akhir dari kampanye ini adalah jelas untuk membungkam kritik Israel, untuk memungkinkan entitas rasis untuk membunuh warga Palestina sepelan mungkin dan mencuri tanah mereka sepelan mungkin, dan untuk pergi dengan impunitas.

Sementara itu, dokter hasbara Israel dan Zionis dari Sydney ke Los Angles adalah hanya membuang-buang  waktu saja sehingga cepat memicu kebencian  Islam dan umat Islam.

Hal ini tidak sulit untuk mencari tahu apa
Zionis ini menyembah dirinya sendiri  sampai  Mereka hanya ingin membusukan Muslim sebanyak mungkin  yang diperlukan untuk meminta pemerintah Zionis Amerika -mengendalikan untuk menyerang negara-negara Muslim dan pembunuhan terhadap jutaan orang tidak berdosa.

Mengutuk sebuah komunitas, ras atau agama yang diberikan adalah setelah semua langkah kedua terakhir sebelum pemusnahan orang-orang muslim Palestine maupun arab. satu dapat dengan aman mengatakan bahwa Auschwitz dan Bergen Belsen dan Treblinka tidak akan terjadi jika histeria anti-Yahudi selama dekade panjang, termasuk publikasi dan penyebaran luas dari sebuah buku oleh Adolph Hitler berjudul "perjuangan saya," itu semua tidak akan terjadi.biarlah mereka yahudi orthodox seharusnya di lenyapkan oleh Zionist Nazi,walaupun mereka masih menyisakannya., mereka adalah tidak lain seperti orang muslim yang harus dibinasakan, karena menghalangi zionist untuk mendominasi dunia.


Hari ini Zionis Yahudi melakukan persis apa yang
pemimpin Nazi  lakukan di tahun 1930-an, dengan yahudi Arab, Arab Pagan dan Muslim menjadi target.

Di Israel sendiri, menulis adalah di dinding: Arab di Buka! Kami akan menimbulkan pada mereka bencana yang lebih besar! Jangan biarkan dan luangkan anak-anak mereka! Jangan sewa rumah untuk orang-orang Arab! Jangan membeli barang dari orang-orang Arab mereka atau menjual kepada mereka mereka!

Dan di Amerika Utara, bagian dari Eropa dan Australia," pesan terlalu jelas dan sama-sama jelek" sehingga bocor dan mudah diketahui: Bunuh kaum muslimin, membunuh orang Arab, membunuh "teroris", umat Islam akan datang, mereka mengambil alih Eropa, peradaban Yahudi-Kristen menghadapi bahaya fana di tangan Islamo fascists!

Ini histeria virulen tidak sedang dipromosikan oleh pinggiran
Yahudi barat yang gila dan Zionis Israel. Itu datang dari creme de creme le dari elit Yahudi Zionis yang menikmati harga yang cukup di komunitas masing-masing dan yang diberikan setiap kesempatan untuk mengeluarkan racun kebencian mereka sebelum jutaan pemirsa tidak curiga.

Jangan diingat bahwa teladan dari rasisme dan kebencian mengklaim bahwa mereka hanya melawan "Muslim buruk." Yah, bahkan Nazi mengklaim bahwa mereka telah ada terhadap "orang-orang Yahudi baik" dan bahwa masalah mereka hanya dengan Jadi, perilaku "buruk orang-orang Yahudi." pola efektif sama pada kedua kasus.

Bahkan, jika kita ingin memahami mengapa
Yahudi  berperilaku seperti Nazi terhadap  itu, kita harus belajar mengapa Zionis, orang-orang seperti Daniel Pipes, David Horowitz dan Benyamin Elon, berperilaku demikian terhadap orang Palestina dan Muslim.

Hanya membandingkan dan kontras propaganda anti-Yahudi di Jerman Nazi Zionis sebelum Perang Dunia Kedua dengan penghasutan anti-Islam yang disebarkan oleh media Zionis hari ini, dan Anda akan melihat kesamaan yang mencolok.

Ini jauh lebih bahwa Pipa berbicara tentang "imigrasi besar bangsa berkulit cokelat memasak makanan aneh ... dan membawa kebiasaan eksotis dan sikap," atau Horowitz menyelenggarakan "kegiatan Islam kesadaran" di kampus-kampus Amerika.

Kami hanya bicara upaya jahat tentang sadar dan terencana untuk menghasilkan bentrokan berdarah kolosal antara Islam dan Barat di mana jutaan orang, sebagian besar umat Islam, akan binasa, dan harus di binasakan.

Minggu ini, duta besar Israel ke Italia melaaporkan  mendesak Paus dari Vatikan untuk "mengambil sikap tanpa kompromi melawan imigrasi muslim ke Eropa."

Duta besar Israel  nyata-rasis, pernyataan yang dilaporkan oleh radio Israel negara berjalan pada 22 Maret, dilaporkan memperingatkan terhadap "Islamizing Eropa" yang menurutnya akan berakibat buruk bagi Israel dan Yahudi Zionis. Kata-kata tak terucapkan duta besar kebencian tidak sulit untuk membayangkan.

saran unuttered Nya ke Eropa terdengar seperti ini: "Ghettoize mereka, memaksa Muslim eropa untuk mengasimilasi, memaksa mereka untuk memeluk Kristen (sebaiknya Kristen-Zionisme), tidak memberi mereka hak yang sama, memperlakukan mereka seperti kita memperlakukan Palestina, biarkan mereka tenggelam dan mati di-laut atau di binasakan!

Ya, ini berasal dari perwakilan orang-orang yang selama berabad-abad menjadi korban anti-Semitisme, yang sekarang advokasi pogrom, Inkuisisi dan bahkan bencana bagi umat Islam, semua karena Muslim terjadi untuk "menentang  genosida" pembersihan etnis Kristen dan Muslim Palestina di tangan Israel.

Di AS, beberapa pemimpin Yahudi terkemuka, kembali memainkan peran Peter Hermit, secara aktif bekerja sama dengan
pemimpin Zionis Kristen yang gila untuk tujuan mencemarkan nama Islam dan Nabi Muhammad dan membuat  sebanyak mungkin Muslim Amerika membenci dan ingin menghancurkan Islam.
Ini adalah Yahudi Zionis yang sama yang dalam percakapan pribadi, mereka tidak ragu untuk menyebut Yesus Kristus sebagai "Hitler Betlehem." yang mudah dibunuh begitu saja oleh para si penyamar  Zionis tentara romawi.

Inilah racun yang telah siap menghancurkan segalanya orang seperti Rod Parsley, sekutu juru kunci zionis yaitui Senator John MacCain, menyerukan penghancuran Islam dan pemusnahan umat Islam.

Beberapa tahun yang lalu, Benny Elon, salah satu pemimpin puncak partai utama
agama Zionis di Israel , Mifdal, mendesak Pat Robertson, Presiden klub 700, untuk melancarkan perang salib di seluruh dunia untuk tujuan menyeka Islam dari wajah bumi " dan menjalankan protocol sebelumnya, seperti mempengaruhi orang kristen untuk menjadi sekutu mereka dan dijadikan mainan sebagai pelindung israel saat perang bergejolak.

Yahudi Zionis lain menyuarakan pandangan bahwa AS harus bom Mekah/Meca jika teroris seperti Bin Laden menyerang AS lagi. "zionis yang telah merencanakannya agar kejadian  9/11  tidak dapat di curigai dan ketahui. tapi itu semua telah bocor sehingga gagal kembali untuk membinasakan islam, dan osama akan terus masuk dalam permainan zionis dan tidak akan dilenyapkan dahulu.

Seperti yang saya katakan, pernyataan ini tidak slip lidah dari fanatik fanatik marjinal. Mereka adalah bagian dari upaya jahat dan sistematis yang bertujuan untuk mengutuk umat Islam di seluruh dunia dan kemudian mendapatkan AS untuk menyerang dan menghancurkan Islam atas dasar bahwa Islam adalah ideologi utama menghambat Amerika (dan karena itu Zionis-Yahudi) mendominasi global.

Hari ini, di Amerika Serikat, kampanye memburu penyihir-fanatik dari fitnah sedang dilancarkan terhadap Presiden Barack Obama harapan karena nama tengahnya adalah "Hussein".

"Dia adalah Maaazlem" pembenci Zionis dan evangelis akan pujian dan kata-kata kasar. Dia adalah Barack "Husssssein" Obama, pembela Zionis dan radio-show host terus akan mengingatkan Amerika pendengar dan pemirsa, seolah-olah memiliki nama Arab adalah suatu kejahatan terhadap kemanusiaan.

Sungguh memalukan bahwa sebuah negara yang membanggakan diri pada memiliki "Perubahan Pertama" dan "Bill of Rights" adalah memungkinkan dirinya untuk berubah menjadi benteng besar kebencian terhadap populasi
Muslim kecil  yang memaksa banyak orang Muslim Amerika mengubah nama atau memakai salib untuk menghindari pelecehan dan pengucilan.

tidak kurang, saya menyadari Amerika teliti dan berarti banyak, termasuk banyak orang Kristen sejati dan orang-orang Yahudi, yang tidak suka suasana gelap dan tidak menyenangkan hadir di negara mereka.

Tetapi orang-orang yang baik harus bangun, berbicara dan secara aktif mencari untuk menghadapi kejahatan, karena semua yang perlu dilakukan untuk
menang melawan kejahatan adalah  melawannya dengan kebaikan, bahwa orang-orang baik tidak melakukan apa pun ataupun bersalah!

Selasa, 15 Juni 2010


SEJARAH
SEPINTAS TENTANG SEJARAH DAVID ( NABI DAUD As)


Daud (bahasa Ibrani: דָּוִד, bahasa Inggris Davíd, bahasa Tiberia, Dāwíð, bahasa Arab: داوود atau داود, Dā'ūd,

bahasa Tigrinya: Dāwīt) merupakan seorang nabi dan rasul dalam agama Islam dan merupakan raja kedua

dan yang paling terkenal dalam kerajaan Israel. Dalam agama Islam Nabi Daud menerima kitab Zabur,

sementara dalam agama Kristen Daud menuliskan banyak Mazmur yang dikumpulkan ke dalam kitab 

Mazmur. Daud adalah moyang dari Yesus atau Isa al-masih.


Daud menurut pandangan Yahudi dan Kristen

Daud dilahirkan di Betlehem, Efrata, di daerah yang bernama Yudea (1 Samuel 16). Ayahnya bernama Isai

dan masa remajanya dilewatinya sebagai seorang gembala. Suatu kali, ketika sedang menggembalakan

dombanya, Daud diperintahkan ayahnya mengantarkan bekal makanan kepada kakak-kakaknya yang sedang
berhadap-hadapan dengan tentara-tentara Filistin.

Membunuh Goliat

Tiba di medan pertempuran, Daud bangkit amarahnya ketika mendengar Tuhannya dihujat oleh tentara

Filistin. Mereka menantang siapapun juga untuk maju berperang melawan Goliat, salah seorang anggota

pasukan Filistin yang terkenal sangat besar tubuhnya. Daud semakin menjadi-jadi amarahnya ketika tahu

bahwa tak seorangpun di antara tentara Israel yang berani maju menjawab tantangan Goliat. Akhirnya Daud

merelakan diri mau bertempur dengan hanya menggunakan umban dan beberapa butir batu. Goliat mati

terkena lemparan umban dan Daud menjadi pahlawan Israel.

Menjadi raja Israel

Kemenangan Daud membuat ia dipuja-puja sebagai pahlawan. Hal ini membangkitkan rasa iri dan dengki

pada diri Saul, raja Israel yang pertama. Akhirnya Allah tidak lagi berkenan atas Saul dan Daud pun

menggantikannya menjadi raja Israel yang kedua.

Meskipun demikian, hubungan Daud dengan Saul boleh dikatakan istimewa. Daud seringkali diundang untuk

bermain kecapi di istana Saul. Setelah kemenangannya atas Goliat, Daud menikahi Mikhal, anak perempuan

Saul. Dan Yonatan, anak laki-laki Saul, adalah sahabat karib Daud.

Dosa Daud

Kitab Suci Ibrani dan Kristen tidak melihat Daud sebagai tokoh yang serba sempurna, karena ternyata ia pun

pernah terjatuh ke dalam dosa. Suatu hari Daud sedang berjalan-jalan di atap istananya. Dari atas ia melihat

Batsyeba yang cantik jelita. Sayang sekali ternyata Batsyeba adalah istri Uria, panglima perang Daud sendiri.

Dengan berbagai tipu muslihat Daud akhirnya berhasil menyingkirkan Uria, dan ia pun memperistri Batsyeba.

Namun Allah mengetahui kebusukan Daud, dan melalui Nabi Natan, Allah menegur Daud. Daud menyesali

dosa-dosanya (2 Samuel 12:1-25).

Keluarga Daud

Dari Batsyeba Daud mendapatkan seorang anak yang dinamainya Salomo yang kelak menggantikannya

sebagai raja Israel yang ketiga. Daud mempunyai sejumlah anak lainnya. Antara lain adalah Absalom, seorang

pemuda yang sangat tampan, yang sangat disayangi oleh Daud. Suatu kali Amnon, anak sulung Daud,

memperkosa Tamar, adik perempuan Absalom. Absalom sangat marah. Dua tahun kemudian ia membalas

dendam dengan menyuruh anak buahnya membunuh Amnon. Daud marah karena Amnon dibunuh, namun

kemudian ia mengampuni Absalom (2 Samuel 13:23-29; 14:1-33).

Belakangan Absalom mengadakan pemberontakan terhadap Daud. Dalam pemberontakan ini Absalom mati

dibunuh oleh Yoab, panglima Daud (2 Samuel 18:1-18).

Mazmur Daud

Menurut tradisi Kitab Mazmur (Zabur dalam Islam) disebut sebagai karangan Daud. Kitab ini berisi

berjenis-jenis puisi berupa doa, nyanyian pujian, ratapan, doa penyesalan, dll.

Daud dalam Islam

Daud ( داود Dāwūd) ialah nabi sekaligus raja Bani Israil. Semenjak masih muda telah menyertai tentera Bani

Israil di bawah pimpinan Thalut melawan pasukan bangsa Palestin yang dipimpin Jalut (Goliath). Daudlah

yang berhasil membunuh Jalut, sehingga dipuji sebagai pahlawan perang. Setelah Raja Thalut meninggal, Daud
menggantikannya sebagai raja. Allah mengangkat Daud sebagai nabi dan rasul-Nya. Kepadanyalah

diturunkan kitab Zabur. Ia memiliki sejumlah mukjizat, kecerdasan akal, mengerti bahasa burung, dan

melembutkan besi hanya dengan menggunakan tangan kosong dan Daud juga memiliki suara yang paling

merdu dari semua suara umat manusia, sama seperti Yusuf yang diberikan wajah yang paling tampan.

Daud yang memulai pembangunan Bait Suci yaitu Baitul Muqaddis yang telah diselesaikan oleh anaknya

Sulaiman, yang kemudian sekarang menjadi tempat Masjid Al-Aqsa. Daud meninggal dalam usia 100 tahun

dan dikebumikan di Baitul Muqaddis.


Mazmur / Kitab Zabur
Melalui Raja Daud

Inilah sebahagian Koleksi Mazmur/suhuf dari Kitab Zabur yang datang kepada umat 

Allah melalui Nabi Daud yang sekaligus seorang raja, Hamba Allah swt:




{ Pasal 1 }
  1. Diberkatilah orang, yang tidak berjalan menurut bimbingan orang durjana
  2. atau berdiri di jalan orang berdosa atau duduk di kerusi orang yang mengejek.
  3. Tetapi dia bersukacita dengan hukum Tuhan,
  4. dan tentang hukum-Nya dia berfikir siang malam.
  5. Dia seperti pohon yang ditanam di tepi perairan,
  6. yang menghasilkan buahnya pada musimnya dan daunnya tidak layu. Apa sahaja yang dilakukannya berjaya.
  7. Tidak demikian orang durjana!
  8. Mereka seperti sekam yang dilayangkan angin.
  9. Oleh itu orang durjana tidak akan bertahan dalam penghakiman
  10. begitu juga orang berdosa dalam perhimpunan orang benar.
  11. Kerana Tuhan menaungi jalan orang benar,
  12. tetapi jalan orang durjana akan binasa.

{ Pasal 2 }
  1. Mengapakah bangsa-bangsa berpakat
  2. dan kaum-kaum berkomplot dengan sia-sia?
  3. Raja-raja bumi ini menegakkan pendirian
  4. dan para pemerintah bermuafakat untuk melawan Tuhan dan melawan Dia yang Disucikan-Nya,
  5. Mereka berkata, "Mari kita putuskan rantai pengikat mereka
  6. Dan buangkan belenggu mereka."
  7. Dia yang bertakhta di Syurga tertawa;
  8. Tuhan mencemuh mereka,
  9. Kemudian menegur mereka dalam kemarahan-Nya
  10. dan menakutkan mereka dalam kemurkaan-Nya, sambil berfirman,
  11. "Aku telah menabalkan Raja-Ku
  12. di atas Sion, Bukit suci-Ku."
  13. Aku akan mengisytiharkan firman Tuhan:
  14. Dia berfirman kepadaku, "Engkaulah Putera-Ku; Hari ini Aku telah menjadi Bapamu"
  15. Mintalah daripada-Ku,
  16. Aku akan menjadikan segala bangsa warisanmu, dan setiap pelosok bumi ini milikmu.
  17. Engkau akan memerintah mereka dengan tongkat besi
  18. dan menghancurkan mereka seperti tembikar.
  19. Oleh itu, hai kamu raja-raja, bijaksanalah;
  20. berhati-hatilah, kamu para pemerintah bumi.
  21. Layanlah Tuhan dengan rasa takut
  22. dan bersukacitalah dengan gementar.
  23. Ciumlah Anak itu, jangan sampai Dia marah
  24. lalu kamu dibinasakan di jalan, kerana kemurkaan-Nya boleh menyala dalam sesaat. Diberkatilah semua orang yang bernaung kepada-Nya.

{ Pasal 3 }
  1. Ya Tuhan, betapa banyaknya musuhku!
  2. Betapa banyak yang bangkit melawanku!
  3. Banyak yang berkata tentangku,
  4. "Allah tidak akan menyelamatkannya."
  5. Tetapi Engkau adalah perisai melindungiku, Ya Tuhan;
  6. Engkau mengurniakan kemuliaan dan mengangkat kepalaku,
  7. Kepada Tuhan aku berseru lantang,
  8. dan Dia menyahut seruan dari gunung suci-Nya.
  9. Aku baring dan tidur;
  10. Aku terjaga semula, kerana Tuhan memeliharaku.
  11. Aku tidak akan takut terhadap puluhan ribu
  12. yang bersiap sedia melawanku di setiap pihak.
  13. Bangkitlah, Ya Tuhan!
  14. Selamatkanlah aku, Ya Allah Tuhanku! Palulah semua musuhku di tulang rahangnya; patahkanlah gigi orang durjana.
  15. Daripada Tuhan datang penyelamatan.
  16. Semoga berkat-Mu di atas umat-Mu.

{ Pasal 4 }
  1. Jawablah apabila aku berseru kepada-Mu,
  2. Ya Allah Tuhanku yang benar, Kurangkan penderitaanku; kasihanilah aku dan dengan doaku.
  3. Berapa lamakah, hai manusia,
  4. engkau akan terus menjadikan kemuliaanku keaiban? Berapa lamakah kamu akan mencintai bayangan maya dan mencari tuhan-tuhan palsu?
  5. Ketahuilah, Tuhan telah memilih orang salih untuk diri-Nya;
  6. Tuhan akan mendengar apabila aku berseru kepada-Nya.
  7. Dalam kemarahanmu janganlah melakukan dosa;
  8. ketika di tempat tidurmu, sorotilah hatimu dalam senyap sepi.
  9. Persembahkan korban-korban yang wajar
  10. dan percayalah kepada Tuhan.
  11. Banyak yang bertanya," Siapa dapat menunjukkan kita kebaikan?
  12. Sinari kami dengan cahaya wajah-Mu, Ya Tuhan.
  13. Engkau telah memenuhi hatiku dengan kegembiraan
  14. lebih daripada ketika bijiran dan khamar baru mewah melimpahnya.
  15. Aku akan berbaring dan tidur dalam sejahtera,
  16. kerana hanya Engkau, Ya Tuhan, membolehkan aku tinggal dalam selamat.

{ Pasal 5 }
  1. Dengarlah kata-kataku, Ya Tuhan,
  2. pertimbangkan keluhanku.
  3. Dengarlah jeritanku meminta tolong,
  4. wahai Rajaku dan Allah Tuhanku, kerana kepada-Mu aku berdoa.
  5. Pada waktu pagi, Ya Tuhan, Kau dengar suaraku;
  6. pada waktu pagi kurafakkan permohonanku ke hadirat-Mu lalu menanti dengan harapan.
  7. Engkau bukanlah Tuhan yang suka akan kejahatan;
  8. Dengan-Mu orang durjana tidak dapat tinggal.
  9. Orang tidak dapat berdiri di hadrat-Mu;
  10. Engkau benci akan semua yang berbuat jahat.
  11. Engkau membinasakan orang yang berdusta;
  12. orang yang suka menumpahkan darah dan memperdaya dibenci oleh Tuhan.
  13. Tetapi aku, dengan limpah belas kasihan-Mu,
  14. akan masuk ke rumah-Mu; dengan sepenuh hormat aku akan tunduk ke arah rumah ibadat-Mu yang suci.
  15. Pimpinlah KU, Ya Tuhan, dalam kebenaran-Mu
  16. kerana musuh-musuhku - luruskanlah jalan-Mu di hadapanku.
  17. Tiada sepatah kata pun dari mulut mereka dapat dipercayai;
  18. hati mereka dipenuhi pembinasaan. Kerongkong mereka seperti kubur terbuka lidah mereka menuturkan tipu daya.
  19. Isytiharkan mereka bersalah, Ya Tuhan!
  20. Biarkan pakatan sulit mereka menjatuhkan mereka Singkirkan mereka kerana dosa mereka yang banyak, kerana mereka telah menderhaka terhadap-Mu.
  21. Tetapi biarlah semua orang bernaung kepada-Mu bersukacita;
  22. biar mereka sentiasa bernyanyi kegembiraan. Berilah mereka perlindunganmu, supaya orang yang mengasihi nama-Mu dapat bersukacita kerana-Mu.
  23. Kerana tentulah, Ya Tuhan,
  24. Engkau melindungi mereka dengan kemurahan-Mu seperti dengan perisai.

{ Pasal 6 }
  1. Ya Tuhan, janganlah menempelak aku dalam kemarahan-Mu
  2. atau menghukum aku dalam kemurkaan-Mu.
  3. Kasihanilah aku, Ya Tuhan, kerana aku sudah longlai;
  4. Ya Tuhan, sembuhkah aku, kerana tulang-tulangku terseksa.
  5. Jiwaku gundah-gulana.
  6. Berapa lama, Ya Tuhan, berapa lama?
  7. Berpalinglah semula kepadaku, Ya Tuhan,
  8. dan lepaskan aku; selamatkan aku kerana kasih-Mu yang kekal.
  9. Tiada siapa mengingati-Mu setelah dia mati.
  10. Siapa yang memuji-Mu dari kubur?
  11. Aku letih lesu daripada mengerang;
  12. sepanjang malam kubanjiri tempat tidurku dengan tangisan dan kubasahi tilamku dengan air mataku.
  13. Mataku menjadi lemah dengan kesedihan;
  14. Dan semakin kelam kerana sekatan musuhku.
  15. Pergi jauh dariku, kamu semua yang berbuat jahat,
  16. kerana Tuhan telah mendengar tangisanku.
  17. Tuhan telah mendengar jeritanku memohon belas kasihan;
  18. Tuhan menerima doaku.
  19. Semua musuhku akan malu dan kecewa;
  20. mereka akan berpatah balik dalam keaiban yang tiba-tiba.

{ Pasal 7 }
  1. Ya Allah Ya Tuhanku, kepada-Mu aku bernaung;
  2. selamatkan dan lepaskan aku daripada semua yang memburuku,
  3. atau mereka akan mengoyak-ngoyakkanku
  4. seperti seekor singa dan mencarik-carikku tanpa sesiapa menyelamatkanku.
  5. Ya Allah Ya Tuhanku, jika aku telah melakukan ini
  6. dan tanganku bergelumang dosa -
  7. jika aku telah berbuat jahat kepada seseorang
  8. yang baik denganku atau tanpa sebab aku telah merampas milik musuhku -
  9. maka biarlah musuhku memburu dan menangkapku;
  10. biar dia melanyak nyawaku ke tanah dan membuatku tidur dalam debu.
  11. Bangkitlah, Ya Tuhan, dalam kemarahan-Mu;
  12. bangun melawan keberangan para musuhku. Jagalah, ya Tuhanku; firmankan keadilan.
  13. Biarlah perhimpunan kaum-kaum mengelilingi-Mu
  14. Perintahlah mereka dari tempat-Mu yang tinggi;
  15. Biar Tuhan menghakimi segala kaum.
  16. Hakimi aku, Ya Tuhan, berasaskan kebenaranku, berasaskan ketulusanku, Ya Tuhan Maha Tinggi.
  17. Ya Allah Tuhan Yang Benar,
  18. yang menyoroti fikiran dan hati, tamatkan keganasan orang durjana dan pastikan keselamatan orang yang benar.
  19. Perisaiku Allah Maha Tinggi,
  20. yang menyelamatkan orang jujur.
  21. Allah hakim yang benar,
  22. Allah menunjukkan kemurkaan-Nya setiap hari.
  23. Jika Dia tidak memaafkan,
  24. Dia akan mengasah pedang-Nya; Dia akan memasang panah-Nya.
  25. Dia telah menyiapkan senjata-senjata-Nya
  26. yang membawa maut; Dia menyediakan anak-anak panah-Nya yang menyala.
  27. Orang yang menghamilkan kejahatan
  28. dan membenihkan kekacauan akan melahirkan kekecewaan.
  29. Orang yang menggali lubang
  30. akan jatuh ke dalam lubang yang digalinya.
  31. Kekacauan yang disebabkannya
  32. akan memantul ke atas dirinya; keganasannya menimpa kepalanya sendiri.
  33. Aku akan mengucap syukur kepada Tuhan
  34. kerana kebenaran-Nya, dan akan menyanyikan pujian kepada nama Tuhan Maha Tinggi. Amin!




Selasa, 08 Juni 2010

Kitab suci menjadi dasar dari keimanan ketiga agama Semitik: Yahudi—Kristen—Islam, bahkan bagi

agama-agama lain yang ada. Sebab, kitab suci memuat ajaran-ajaran para perintis agama-agama tersebut,

serta tokoh-tokoh penting yang turut berpengaruh dalam terbentuknya suatu agama.

Bagi umat Yahudi, kitab Tanakh memuat hukum-hukum serta prinsip-prinsip dasar iman Yahudi yang mereka

sebut Torah (Taurat), sebagai ajaran Nabi Moses (Musa), selaku nabi utama umat Yahudi, Namun taurat

musa pada masa itu sudah dicampur adukan dengan ide-ide para pendeta zionis yang menobatkan dirinya

sendiri sebagai rabbi sehingga taurat kini sudah tidak ada yang asli lagi, layaknya kitab injil perjanjian baru

yang sudah banyak editan dan revisi oleh pendeta yahudi yang berstatus Nasrani/kristen. sebagaimana

tercantum dalam 13 Prinsip Iman Yudaisme yang dibuat oleh Rabbi Maimun ben Moshe (R. Maimonides).

Selain itu, Tanakh juga berisi kumpulan ajaran para nabi (Nevi’im) serta kumpulan tulisan-tulisan sastra para

leluhur Israel (Kethuvim). Kesemuanya itu menjadi landasan iman umat Yahudi, yang kemudian ditafsirkan

oleh para rabbi mula-mula, dan melahirkan kitab Talmud, sebagai kitab sekunder umat Yahudi.

Bagi umat Kristen, Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) memuat ajaran-ajaran dasar para nabi,

terutama ajaran Yesus Kristus, serta ajaran para rasul.

sehingga Tokoh Yahudi Zionis tertua yang mengatas namakan pernah menjadi murid yesus/isa as dan mengatas namakan dirinya adalah seorang kristen yang faseh,  menjadi perintis lahirnya kekristenan sekaligus sebagai kepala gereja. Sementara para  murid-murid Kristus yang menerima langsung ajaran dari Kristus. Merekalah yang merintis berdirinya jemaat mula-mula dan meletakkan dasar-dasar iman Kristen.

Bagi umat Islam, al-Qur’an memuat ajaran para nabi dan terutama ajaran Nabi Muhammad, yang adalah perintis agama Islam.

Nabi Muhammad tidak saja menjadi perintis bagi Islam, tapi juga sebagai teladan hidup, sehingga setiap perkataan dan perbuatan Nabi Muhammad harus diteladani oleh orang-orang Islam. Teladan sang nabi itu dimuat dalam bentuk kumpulan catatan para sahabatnya serta para penulis Islam mula-mula dalam bentuk al-Hadits.

Lalu, apakah yang membedakan pandangan ketiga agama ini terhadap kitab sucinya?

Kitab Suci Yahudi

Kitab suci utama umat Yahudi adalah “תַּנַ"ךְ” (Tanakh), yang merupakan singkatan dari tiga bagian kitab itu: Tora (Taurat), Nevi’im (Kitab Para Nabi) dan Kethuvim (Tulisan-tulisan). Tanakh juga dikenal dengan sebutan “מקרא” (Miqra), yang artinya “bacaan.” Sebutan ini masih digunakan di kalangan Yahudi modern.

Di kalangan Yahudi, terdapat dua sudut pandang terhadap Tanakh. Sudut pandang pertama disebut sudut pandang klasik, yang menganggap bahwa Tanakh berasal dari TUHAN. Sementara, sudut pandang kedua mengatakan bahwa Tanakh adalah buatan manusia. Kedua sudut pandang ini dijembatani oleh sudut pandang lain yang mengatakan bahwa Tanakh ditulis oleh para nabi atas inspirasi dari TUHAN.

Setidaknya ada tiga kelompok besar dalam Yahudi yang memiliki sudut pandang berbeda dengan Tanakh, khususnya Tora (Taurat):

Pertama, Kaum Yahudi Rabbinik dan Yahudi Ortodoks. Mereka percaya bahwa Tora adalah wahyu yang diberikan oleh TUHAN kepada Musa di Gunung Sinai. Tora ini diyakini tidak pernah mengalami perubahan sebagaimana dituliskan oleh R. Maimonides dalam prinsip ketiga dari 13 Pinsip Iman Yudaisme, “Kita tidak tahu persis bagaimana Tora diberikan kepada Musa, tapi, ketika itu diberikan, Musa menuliskannya seperti seorang juru tulis yang didikte... setiap ayat dalam Tora adalah kudus, sebab mereka berasal dari TUHAN, dan semua bagian dari Tora TUHAN, adalah sempurna, kudus dan benar.”

Selain mewahyukan kitab Tora, TUHAN juga mewahyukan Tora Lisan, yang kemudian dinyatakan melalui para nabi, rabbi dan para teolog Yahudi. Bagi orang-orang Yahudi Kharedi atau yang umum dikenal dengan sebutan Yahudi Ultra-Ortodoks, apa yang dinyatakan kepada para rabbi Yahudi pun dianggap sebagai wahyu TUHAN. Sementara, bagi kaum Yahudi Ortodoks modern, penyataan para rabbi dianggap memiliki kemungkinan adanya human error.

Kedua, Kaum Yahudi Konservatif. Bagi mereka kitab Tora dan Tora Lisan tidaklah diwahyukan secara verbal, tetapi disusun oleh para redaktur melalui suatu metode tertentu yang mirip dengan “Hipotesis Dokumenter” di kalangan Kristen. Meski demikian, kaum Yahudi Konservatif percaya bahwa para penulis mendapatkan inspirasi dari TUHAN. Bagi kaum ini, ada yang memahami bahwa inspirasi ilahi itu bersifat utuh dan otoritatif, misalkan pandangan David Weiss HaLivni, tetapi ada juga yang menganggap bahwa terdapat human error dalam proses peredaksian itu.

Ketiga, Kaum Yahudi Progresif, Reform dan Rekonstruksionis. Mereka cenderung mengikuti Hipotesis Dokumenter yang dikembangkan oleh para penafsir Perjanjian Lama Kristen abad ke-19. Mereka percaya bahwa Tora tidaklah diwahyukan TUHAN secara langsung, tetapi dituliskan oleh manusia, dimana di dalamnya telah diikuti dengan pemahaman dan pengalaman manusia dalam menjawab apa yang TUHAN inginkan dari manusia. Mereka percaya bahwa meskipun Tora mengandung banyak sekali kebenaran inti mengenai TUHAN dan manusia, tetapi di dalamnya juga terdapat kekeliruan, sebab TUHAN menyatakan pesan-pesan-NYA melalui interaksi dengan manusia dan sejarah. Karena itu, Tora dianggap sebagai suatu bagian penting, tetapi hanya sebagian, dari keseluruhan wahyu.

Mengenai kitab-kitab Nevi’im, diyakini sebagai kebenaran, tetapi tidak bisa dibaca secara harafiah, sebab kitab-kitab ini berisi metafora-metafora dan analogi-analogi. Apa yang diinspirasikan TUHAN kepada para nabi harus ditafsirkan ulang oleh pembaca agar menemukan pesan utamanya.

Kaum Yahudi Konservatif bahkan menganggap Nevi’m sebagai peristiwa, bukan proses. Jadi, bagi mereka, apa yang dinyatakan kepada para nabi pada waktu itu adalah menyangkut hal-hal yang terjadi saat itu saja.

Kitab Suci Kristen

Tidak ada sebutan khusus bagi kitab suci orang Kristen. Dalam Bahasa Inggris, kitab suci orang Kristen disebut “Bible,” sementara dalam Bahasa Indonesia menggunakan istilah yang diadopsi dari Bahasa Arab, “Alkitab.” Ada juga yang menggunakan istilah “Bibel” dan “Kitab Suci.”

Kitab Suci orang Kristen terdiri dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Istilah “perjanjian” diterjemahkan dari kata “testamentum” dalam Bahasa Latin, yang artinya “wasiat.” Orang pertama yang menggagas digunakannya istilah Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru adalah Melito (†180), seorang uskup dari Sardis, dekat Smirna.

Pada dasarnya, yang disebut Perjanjian Lama adalah kumpulan kitab yang sama dengan Tanakh Yahudi, hanya saja, urutan kitabnya berbeda. Perjanjian Lama mengikuti urutan kitab berdasarkan Septuaginta (LXX), sedangkan Tanakh disusun berdasarkan pembagian Tora—Nevi’im—Kethuvim.

Meskipun Gereja Protestan mengikuti urutan yang sama dengan Gereja Katolik dan Ortodoks, yaitu berdasarkan urutan Septuaginta, tapi, jumlah kitab Perjanjian Lama Protestan tidak sama dengan jumlah kitab Perjanjian Lama Katolik dan Ortodoks. Perbedaan ini terdapat pada pengakuan terhadap kitab-kitab yang disebut Deutero-Kanonik di kalangan Katolik, yang meliputi: Tobit, Yudit, Kebijaksanaan, Barukh, 1 dan 2 Makabbe, tambahan pada kitab Ester, Sirakh, tambahan pada kitab Daniel (Doa Azaria, Kitab Susanna serta Kitab Bel dan Naga). Di kalangan Gereja Protestan, kitab-kitab tersebut dimasukkan dalam kelompok Apokrif.

Di kalangan Gereja Ortodoks, terdapat juga kitab 1 dan 2 Esdras, 3 Makabbe, Odes, Surat Yeremia (pasal 6 dalam kitab Barukh Katolik) dan Doa Manasye. Sementara dalam versi Syria, terdapat kitab 2 Barukh.

Kekristenan meyakini bahwa kitab suci adalah ilham TUHAN. Hanya saja, terdapat perbedaan sudut pandang mengenai cara pengilhaman tersebut. Setidaknya ada empat pandangan yang umum dalam kekristenan mengenai cara pengilhaman tersebut:

1. Pengilhaman Mekanis atau Dikte

Pandangan ini mengatakan bahwa alkitab diilhamkan secara harafiah oleh TUHAN dan manusia hanya menuliskannya. Menurut pandangan ini, manusia hanya berfungsi seperti mesin (mekanik), yang menuliskan apa yang ia terima.

Pandangan ini digunakan oleh mereka yang percaya bahwa alkitab adalah harafiah dari TUHAN, sehingga alkitab menjadi seperti wahyu, sebagaimana pandangan al-Qur’an.

Pandangan ini sulit diterima, terutama karena fakta menunjukkan bahwa ada sejumlah bagian dalam alkitab yang ternyata keliru dalam penulisan (misalnya urutan dalam Mat. 4:1-11 dan Luk. 4:1-13). Padahal, kita mengamini bahwa TUHAN tidak mungkin salah.

2. Pengilhaman Negatif atau Pasif

Pandangan ini mengatakan bahwa alkitab ditulis oleh manusia. Namun, para penulis alkitab dijaga oleh Roh Kudus, sehingga mereka tidak mungkin tersesat. Pandangan ini pernah digunakan oleh Gereja Katolik.

Kesulitan menerima pandangan ini adalah apakah Roh Kudus memungkinkan masuknya pendapat pribadi ke dalam alkitab? Jika pandangan ini mengatakan bahwa Roh Kudus “tidak memungkinkan” masuknya pendapat pribadi, maka pandangan ini sulit diterima. Sebab, misalnya dalam 1Kor. 7:12 Paulus memasukkan pandangan pribadi.

3. Pengilhaman Dinamis

Pandangan ini mengatakan bahwa hati para penulis diperbarui oleh Roh Kudus, sehingga mereka mendapat karunia ketika menuliskan alkitab.

Dalam proses pembaruan itu manusia menuliskan ilham menurut sudut pandangnya. Ada proses interpretasi yang dinamis dalam diri manusia ketika menerjemahkan ilham. Namun, dominasi kekuatan Roh Kudus lebih kuat.

Pandangan ini dipopulerkan oleh Schleiermacher. Pandangan ini mungkin bisa diterima. Hanya saja yang tidak dijawab oleh pandangan ini adalah, apakah ada pandangan penulis yang masuk ke dalam alkitab?

4. Pengilhaman Organis

Pandangan ini mengatakan bahwa penulis adalah alat yang digunakan oleh TUHAN. Ada proses interpretasi di dalamnya, dimana kekuatan Roh Kudus tidak sedominan pengilhaman dinamis.

Karena itu, menurut pandangan ini, kita dapat membedakan antara pandangan penulis dengan perkataan TUHAN dalam tulisannya.

Kitab Suci Islam

Kitab suci utama umat Islam adalah “القرآن‎” (al-Qur’ān), yang artinya “bacaan.” Al-Qur’ān diyakini sebagai kitab yang memberikan bimbingan dan arahan bagi umat manusia. Kitab suci ini diyakini secara umum di kalangan Islam sebagai teks yang diwahyukan terakhir oleh TUHAN kepada manusia.

Al-Qur’ān diwahyukan TUHAN melalui perantaraan Malaikat Jibrīl (Gabriel) selama kurang lebih 23 tahun sejak tahun 610 M, kepada Nabi Muhammad, ketika ia berumur 40 tahun. Pewahyuan al-Qur’ān berakhir pada tahun 632 M, ketika Muhammad wafat.

Al-Qur’ān diyakini dituliskan oleh para sahabat Muhammad ketika sang nabi masih hidup. Penulisan itu sendiri diyakini selesai tak lama setelah Muhammad wafat atas perintah khalifah Abu Bakr dan Umar. Meski demikian, penyusunan al-Qur’ān baru selesai pada masa Usman, yang kemudian dikenal dengan nama “mus’haf Usmani.”

Al-Qur’ān juga dianggap sebagai nubuat utama Muhammad sebagai bukti atas kenabiannya sekaligus sebagai kulminasi atas serangkaian pesan-pesan ilahi.

Banyak narasi dalam al-Qur’ān yang memiliki kemiripan dengan narasi-narasi dalam Tanakh Yahudi dan kitab suci Kristen, khususnya Injil. Namun, narasi-narasi itu tidak disajikan utuh seperti dalam Tanakh ataupun Injil.

Pandangan Islam terhadap al-Qur’ān nyaris seragam, yaitu sebagai wahyu yang didiktekan TUHAN kepada Muhammad. Hanya saja, belakangan ini mulai berkembang studi-studi kritis atas al-Qur’ān, terutama di kalangan penafsir modern, misalkan tafsir Taufik Adnan Amal di Indonesia.

Hanya saja, karena kesakralannya, tafsir kritis semacam ini cenderung dijauhi oleh para penafsir Islam. Apalagi tafsiran mereka kerap dituduh sebagai bentuk pelecehan terhadap al-Qur’ān itu sendiri.

Ratusan Alkitab Perjanjian Baru Di Bakar

Ratusan Alkitab Perjanjian Baru Di Bakar

THURSDAY, 05 JUNE 2008

Total View : 5198 times

Ratusan Alkitab Perjanjian Baru yang diterbitkan oleh Bible Society dibakar di depan umum oleh mahasiswa Ortodoks Yahudi di Or Jehuda, Israel.

Saat ini Bible Society disana menyerukan dengan mendesak doa dari komunitas Kristiani internasional.

Mahasiswa dilaporkan akan pergi dari pintu ke pintu untuk mengumpulkan Alkitab untuk dibakar di sebuah wilayah padat penduduk yang umumnya kaum Yahudi. Sebuah
surat kabar Israel menerbitkan sebuah artikel yang mengungkapkan bahwa Deputi Mayor sebagai organisasi utama yang mengorganisir peristiwa tersebut.

Victor Kalisher, direktur Bible Society di Israel, mengatakan bahwa baru-baru ini disana semakin meningkat oposisis terhadap Yahudi Mesianis (Kristiani Yahudi) dan pelayanan Bible Society.

Meskipun demikian, dalam waktu yang sama hal tersebut sekaligus telah memicu sebuah peningkatan minat terhadap Alkitab Perjanjian Baru. Sekitar 4.000 Alkitab telah didistribusikan dalam sebuah festival New Age yang diadakan selama Pesta Hari raya Korban, jelasnya.

"Banyak orang sedang mencari kebenaran dan mempunyai perhatian yang sangat dalam membaca Alkitab Perjanjain Baru dan mempelajari tentang Mesias," kata Mr Kalisher. "Tolong berdoa agar masih ada pintu yang terbuka bagi kami untuk membawa Firman Tuhan. Berdoa agar Tuhan bekerja dalam hati orang-orang yang telah menerima Firman-dan untuk mereka yang menentangnya."

Dalam sebuah laporan di The Jerusalem Post, Deputy Mayor Or Yeshuda mengatakan pembakaran yang dilakukan "sangat disesalkan" dan "diluar perkiraan."

Dia juga mendesak untuk waspada dan mengatakan, "Kita perlu berhati-hati dan bijaksana meminta perlindungan Tuhan saat melayani berdasarkan kehendak-Nya dan kemuliaan-Nya."
Mari berdoa, dan berkati Yerusalem. Semoga keselamatan dinyatakan pada bangsa pilihan Tuhan ini.

Source : Kristiani Pos/VM

Senin, 07 Juni 2010

why banks around the world on Saturday were closed? because Saturday was the day sacred to the Jewish people / day Sabbath ... and also because most banks in the world economy in control and in controlled by Jews ... especially country united states.

you know? that all the social networking company is now in the purchase and mastered by American Zionist organizations ... their efforts in this regard to conduct propaganda ..

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda