Jumat, 07 Januari 2011

Asal Kata Anti-Semitisme

Anti-Semitisme

Source by : Jan van Hesling

 Apakah Anda percaya terhadap dokumen yang baru saja Anda baca?. Apakah Anda dapat melihat hal itu 

terjadi pada zaman modern saat kita hidup hari ini?. Saya mendengar beberapa orang pembaca memberikan 

komentar:

“Dokumen itu tidak benar, Protokol bukan bikinan orang Yahudi, tapi disusun oleh orang-orang yang 

anti-Semit“

Baiklah, bagi mereka yang “pintar”, Saya akan perlihatkan dua kesalahan dari alasan yang dikemukakannya:
  1. Merupakan fakta yang tidak bisa dipungkiri bahwa Protokol merupakan buatan asli tangan Yahudi. 
  2. Untuk membuktikan hal ini dapat diketemukan di dalam salah satu dari buku-buku tertua di dunia yang telah terjual jutaan eksemplar yang tidak bisa lagi ditarik dari peredaran, yaitu Talmud Yahudi.
  3. Semitisme atau anti-Semit dan Yahudi hampir tidak ada kesamaannya!. Dengan heran, beberapa orang berkomentar secara langsung. “Apa yang dikatakan orang ini?”, Oleh karena itu jangan begitu saja percaya mengenai berita yang dimuat media masa yang umumnya dikuasai Yahudi. Cobalah cari beberapa buku sejarah dan Encyclopaedia Judaica kemudian setelah Anda melakukan penelitian ambillah pengetahuannya. Saya akan kutipkan catatan pendek yang diambil dari Des Griffin yang telah melakukan penelitian luar biasa mengenai Yahudi, dimuat di dalam bukunya berjudul Anti-Semitism and the Babylonian Connection. Sebagai hasil usaha propaganda Zionis yang tiada mengenal lelah, sebagian besar orang Jerman dan Amerika telah terkecoh untuk mempercayai bahwa kata Semite merujuk hampir secara eksklusif kepada manusia yang dikenal sebagai Yahudi, Faktanya, jauh daripada kebenaran!. Menarik sekali, mengapa?, karena kata-kata Semite, Semitism dan anti-Semitism bahkan tidak tertera di dalam Noah Webster’s American Dictionary of the English Language edisi tahun 1828. Kata-kata itu baru dibubuhkan menjelang akhir abad yang lalu.
Jadi, siapakah sebenarnya Semit itu?

Menurut Oxford Universal Dictionary, 1944 (hal. 1838) Semites, mereka adalah kelompok ras manusia yang 

disebutkan di dalam Genesis 10 sebagai anak-cucu keturunan Shem, anaknya Nuh, seperti ras Arab, Yahudi, 

Asyiria dan Armenia, berbicara dengan bahasa Semit sebagai bahasa ibunya. Jadi, pada umumnya orang di 

dunia ketika ditanya “apakah Yahudi modern aslinya adalah dari keturunan Ibrani atau Semit”, mereka akan 

menjawab “ya“!. Tapi itu salah!. Alias hal itu tidaklah benar. Yahudi dalam masyarakat modern saat ini tidak 

ada hubungannya dengan keturunan Ibrani kuno masa turunnya Bible. Selama beberapa dekade kita tidak 

pernah memikirkan masalah ini, bahkan sampai mempertanyakan asumsi dasarnya pun tidak.

Sebenarnya, berdasarkan fakta sejarah 95% Yahudi modern bukanlah merupakan keturunan Semit. Mereka 

adalah keturunan Turki – apa yang dikenal dengan sebutan suku bangsa Khazars.

“Suku bangsa Khazars datang bukan dari Jordan, akan tetapi dari Volga, bukan dari Kanaan, tetapi dari 

Kaukasus. Secara genetik mereka lebih dekat dengan suku bangsa Hun, Uigur dan Magyar daripada 

keturunan Ibrahim, Ishaq dan Ya’kub. Sejarah Kekaisaran Khazars, yang secara perlahan-lahan mulai muncul 

dari masa lalu, awalnya nampak seperti sebuah olok-olok, karena sebelumnya tidak pernah dimuat dalam 

sejarah.  (Arthur Koestler, The Thirteenth Tribe).

Let me give you some quick overview of the history of the Khazars.


Saya kutipkan gambaran umum mengenai sejarah bangsa Khazars.

“Bangsa Yahudi saat ini terbagi ke dalam dua kelompok: yaitu Yahudi Sephardim dan Ashkenazim. Yahudi 

Sephardim merupakan keturunan Yahudi yang sudah sejak lama menetap di Spanyol (Ibrani:Shepard) sampai 

mereka di usir dari Spanyol pada akhir abad ke lima belas. Pada tahun 1960-an, jumlah Yahudi Sephardim 

diperkirakan berjumlah 500.000 orang. Sedangkan pada waktu yang sama Yahudi Ashkenazim atau Yahudi 

Khazar berjumlah kira-lira 11 juta orang”
(The Thirteenth Tribe, p.181)

The Jewish Encyclopaedia menjelaskan kepada kita mengenai bangsa Khazars (diucapkan berbeda-beda)

“Chazars: Penduduk yang aslinya bangsa Turki sejarah dan kehidupan awalnya bercampur dengan Yahudi di 

Rusia … terdorong oleh sifat sebagai suku bangsa nomadik yang tinggal di stepa dan oleh keinginan mereka 

untuk menjarah dan membalas dendam. Pada pertengahan kedua abad ke-6 suku bangsa Khazars pindah ke 

arah Barat … kerajaan Khazars tegak didirikan di wilayah selatan Rusia, jauh sebelum didirikannya 

kekaisaran Rusia oleh bangsa Vangarian tahun 855M. Waktu itu kerajaan Khazars mencapai puncak 

kejayaannya dan sering melakukan peperangan. Dalam akhir abad ke-8 … chagan atau raja Khazars 

bersama-sama dengan para bangsawan, dan sejumlah besar rakyatnya yang beragama pagan, memeluk 

agama Yahudi. (Having the Christian’ s to their left and the Muslims to their right they were asked to join 

either one of those religions, but the chagan out of protest chose the Jewish religion).


Penduduk Yahudi di wilayah kerajaan Khazars pada masa periode antara abad ke-7 dan abad ke-8 semakin 

banyak. Kira-kira pada abad ke-9 nampaknya semua penduduk di kerajaan Khazars adalah Yahudi dan 

mereka belum lama memeluk Judaisme sebagai agamanya. Salah seorang penerus raja Bulan, Obaidah, 

melakukan pembaharuan kerajaan serta memperkuat agama Yahudi.

“Ia mengundang ilmuwan Yahudi untuk tinggal di wilayahnya kemudian membangun sinagog-sinagog serta 

sekolah-sekolah. Rakyat diperintah berdasarkan hukum Bible, Misnah dan Talmud dan melakukan ibadah 

hazzanim … Dalam tulis-menulis Khazars menggunakan huruf Ibrani … bahasa Khazars mendominasi.

“Kerajaan Rusia Varangian didirikan di Kiev … sampai dengan penaklukan akhir bangsa Khazars oleh 

bangsa Rusia setelah berperang mati-matian. Empat tahun kemudian bangsa Rusia menaklukan seluruh 

wilayah Khazar di timur sungai Azov. Banyak anggota keluarga kerajaan Khazar berimigrasi ke Spanyol … 

diantaranya ada juga yang ke Hungaria, tetapi sebagian besar rakyatnya tetap tinggal.

 Jewish Encyclopaedia, Volume IV, article on Chazars, pp. 1-5).

Pada masa Obadiah berkuasa, ia menentapkan bahwa penerus chagan atau raja, sesuai hukum dasar negara, 

hanya Yahudi saja yang diperbolehkan naik ke singgasana kerajaan.

Dengan bahan-bahan informasi hanya dari sumber Yahudi, kita dapat melihat bahwa mayoritas Yahudi saat ini 

tidak bisa mengaku sebagai asli keturunan Ibrani dan kemungkinan yang berhak adalah Palestina. Karena 


fakta tersebut, istilah “anti-Semitisme” tidak mengacu kepada Yahudi modern. Seorang Yahudi keturunan 

Ibrani, Benyamin Freedman yang pernah aktif dalam gerakan Zionis dalam tahun 30-an dan tahun 40-an, 

dengan terang-terangan menjelaskan tujuan sebenarnya dibalik penggunaan istilah “anti-Semitisme”.

Dia menegaskan bahwa:

“istilah itu harus dihapuskan dari bahasa Inggris. ‘Anti-Semitisme’ hanya melayani kepentingan Yahudi saat ini, 

 dan istilah itu dimanfaatkan sebagai kata-kata untuk memfitnah. Apabila Yahudi merasa bahwa bila ada 

orang yang menentang tujuannya, mereka mendiskreditkan korbannya dengan menggunakan kata ‘Anti-

Semitisme’ atau ‘anti-Semitik’ melalui semua saluran yang berada di bawah komandonya dan di bawah kontrolnya“

( Facts are Facts, Benjamin Freedman, p.73).

Juga apa yang terjadi di Third Reich (Jerman) tidak harus brhubungan dengan “anti-Semitisme”, yang jelas 

berkaitan dengan “anti-Khazarisme dan “anti-Talmudisme” (khususnya yang menyangkut “Hukum-hukum 

Musa”) yang akan dijawab secara tepat dan benar oleh setiap anggota-SS (bila masih hidup). Saya akan 

memberikan beberapa penjelasan gamblang mengenai semua istilah-istilah ini.

Yang paling terkenal dan paling kuat dari keluarga Khazars ini adalah keluarga Rothschild, yang nama 

keluarganya saja menggunakan nama red shield yang merupakan simbol bangsa Khazars. Apakah ini masuk 

akal?. Jelas masuk akal, bahkan lebih banyak lagi penjelasannya di akhir pembahasan buku ini.

Perlu diingat bahwa, karena Yahudi modern bukanlah Ibrani aslinya, mereka tidak ada hak mengklaim tanah 

Palestina. Negara Israel yang ada saat ini jeals-jelas tidak syah alias illegal, bahkan bila dari Yahudi modern 

itu ada yang asli keturunan Ibrani.

 Untuk lebih jelasnya: suku bangsa yang paling bersikap “anti-Semitik” bisa jadi Yahudi modern itu sendiri. 

Mengapa?. Karena mereka memerangi dan membenci bangsa Arab kapan dan dimana saja, padahal mereka 

merupakan keturunan Semit yang sebenarnya!! Oleh Karena itu, bangsa “Arab anti-Khazars“ atau “anti-

Yahudi“ dan Yahudi yang dimaksud adalah Yahudi yang “anti-Semitik“ keturunan Khazars.

Nama Yahudi Bani Israel dan Asal Usul Mereka


Kebanyakan ahli sejarah sepakat bahwa penamaan Bani Israel dengan kaum “Ibrani” karena peristiwa 

penyeberangan Nabi Musa a.s. melintasi sungai Eufrat. Pendapat ini diperkuat dengan apa yang termaktub di dalam Kitab Joshua:


“Demikianlah Tuhan Israel berfirman tentang penyeberangan sungai itu, di mana leluhur kalian tinggal sejak 

dahulu kala, dan bapak Ibrahim dan bapak Nahur, menyembah tuhan-tuhan lain. Maka Aku bawa Musa.
 
menyeberangi sungai itu dan berjalan di tanah Kana’an.” 14)


Majalah al-’Arabi Kuwait memuat sebuah artikel yang ditulis oleh Pendeta Ishak Salka dengan judul Ma’nâ 

at-Tasmiyât li asy-Syu’ub as-Sâmiyah ats-Tsalâtsah al-Kubrà” (Arti Nama-nama Tiga Bangsa Semit Besar). 

Dalam tulisannya tersebut ia mengatakan, “Nama tersebut (Ibrani) tidak muncul kecuali setelah Ibrahim a.s. 

menyeberangi sungai Eufrat.” 15) Pendapat ini adalah pendapat yang paling mendekati kebenaran daripada 

pendapat-pendapat lainnya.


Sedangkan sebutan “Orang-orang Israel (Isra’iliyyIn)” atau “Bani Israel” adalah sebutan yang dinisbatkan 

kepada bapak mereka, Israel, yakni Yakub ibn Ishak ibn Ibrahim a.s. Israel adalah kalimat yang terdiri dan 

dua kata: isra, yang artinya hamba atau teman dekat, dan el, yang artinya Tuhan. Maka arti Israel adalah 

hamba Tuhan atau teman dekat Tuhan. Dan dalam kebanyakan bahasa Semit, bukan hanya dalam bahasa 

Ibrani, kata El selalu bermakna Tuhan’.


Yakub a.s. memiliki dua belas anak laki-laki. Al-Quran menyebut kisah Yakub dan anak-anaknya ini di 

berbagai tempat, di antaranya di dalam surah Al-Baqarah ayat 133:

“Adakah kalian hadir ketika Yakub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya, 

‘Apa yang kalian sembah sepeninggalku?’ Mereka menjawab, “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan 

nenek moyangmu Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh 

kepada-Nya.”

Sedangkan penamaan mereka dengan “Yahudi” muncul di saat mereka bertobat dari menyembah anak sapi. 

Mereka berkata, “Sesungguhnya kami kembali (bertobat) kepada Engkau.” (QS. A1-A’râf: 156) Artinya, 

kami bertobat dan kami kembali kepada-Mu.

Menurut sebuah riwayat, mereka dinamakan Yahudi karena mereka bergerak-gerak (yatahawwad) ketika 

membaca Taurat. Menurut riwayat lain, mereka dinamakan Yahudi karena dinisbatkan kepada Yehuda, anak 

keempat Yakub a.s., yang nama aslinya adalah Yehuza, pemimpin bagi sebelas anak Yakub lainnya. 

Beberapa ilmuan membenarkan pendapat mi.

Dr. Jawwad Ali mengatakan, “Istilah ‘Yahudi’ lebih luas maknanya daripada istilah ‘Ibrani’ dan ‘Bani Israel’. 

Hal ini karena istilah ‘Yahudi’, selain disematkan kepada kaum Ibrani, juga disematkan kepada orang-orang 

non-Ibrani yang memeluk agama Yahudi.”

Sedangkan mengenai asal usul Yahudi, mereka termasuk bangsa Semit. Beberapa pemerhati bahasa-bahasa 

Timur Dekat menemukan beberapa kesamaan yang jelas antara mereka dan bangsa-bangsa Semit lainnya, 

seperti Babilon, Assyria, Kana’an, Aram, Habasyah, Nabath, Arab dan lain sebagainya. Mereka berasal dan 

Ibrahim a.s., yang memiliki kedudukan istimewa bagi tiga agama besar dunia: Yahudi, Nasrani dan Islam. 

Ibrahim a.s. adalah salah seorang nabi agung dalam sejarah manusia, karena ia berjuang mengajak kepada 

tauhid dan akidah ketuhanan. Seluruh hidupnya adalah serial pengorbanan dan keikhlasan di jalan Tuhannya. 

Jika kita perhatikan ayat-ayat al-Quran, kita akan menemukan di sana beberapa peristiwa besar perjuangan 

Ibrahim dalam merealisasikan akidah di tengah-tengah kaumnya, yang dilakukan dengan segenap keberanian, 

didasarkan pada argumentasi rasional dan penuh pengorbanan.

Al-Quran seolah meminta kita untuk sejenak memperhatikan beberapa. sifat Ibrahim a.s. Allah berfirman, 

“Sesungguhnya Ibahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan.” (QS. An-Nahl: 120) Ia sendiri 

adalah “umat” yang memiliki semua sifat mulia dan luhur. Al-Quran juga mengatakan Ibrahim sebagai, “Patuh 

kepada Allah.” (QS. An-Nahi: 120) Yakni seorang yang khusyu, berserah diri, taat dan mencintai Allah 

Tuhan semesta. Allah juga mengakatakan Ibrahim dengan, “Hanif (cenderung kepada kebaikan). Dan 

sekali-kali dia bukan termasuk orang-orang yang mensekutukan (Tuhan).” (QS. AnNahl: 120) Yakni seorang 

yang mengesakan Allah dan ikhlas kepada-Nya. Allah juga mengatakannya dengan, “(Lagi) yang mensyukuri 

nikmat-nikmat Allah.” (QS. An-Nahl: 121) Yakni seorang yang selalu bersyukur atas nikmat dan karunia 

Allah. Allah juga mengatakannya dengan sifat agung yang dimiliki setiap nabi, “Ceritakanlah (hai Muhammad) 

kisah Ibrahim di dalam al-Kitab (al-Qurcin) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan 

lagi seorang nabi.” (QS. Maryam: 41) Sebuah penegasan tentang kejujuran dan kedalaman perkataannya. 

Allah juga mengatakannya dengan sifat yang paling baik di antara sifat-sifat lain, sebuah sifat yang dibutuhkan 

setiap manusia dan saudaranya, manusia lain, yakni sifat amanah. Allah berfirman, “Dan Ibrahim yang selalu 

menyempurnakan janji.” (QS. An-Najm: 37) Yakni seorang yang amanah, menunaikan segala perintah 

Tuhannya dan taat pada setiap nilai dan keimanan. Oleh karena itu, nabi yang mulia mi berhak menyandang 

karunia Allah berikut: “Allah telah memilihnya dan menunjukkan kepadanya jalan yang lurus.” (QS. An-Nahi: 121)

Selasa, 21 Desember 2010

Mengenal Bahasa Ibrani dan Cara Baca

Huruf Ibrani

Huruf Ibrani (aleph-bet) (Ibrani : אָלֶף-בֵּית) terdiri dari 22 konsonan 5 diantaranya memiliki bentuk yang 

 berbeda ketika muncul pada akhir kata (biasa disebut Sofit : סופית).

Huruf Ibrani ditulis dan dibaca dari arah kanan ke kiri (mirip abjad Arab). Alkitab (Perjanjian Lama) ditulis

dengan menggunakan huruf Ibrani. Tabel di bawah ini adalah 22 huruf konsonan ibrani :

Huruf Nama Transliterasi
א Aleph ' (Huruf Mati / Silent Letter)
ב Bet b
ג Gimmel g
ד Dalet d
ה Hey h
ו Vav v
ז Zayin z
ח Chet ch
ט Tet t
י Yod y
כ / ך Kaf k / kh
ל Lamed l
מ / ם Mem m
נ / ן Nun n
ס Samekh s
ע Ayin ' (Huruf Mati)
פ / ף Pey p / ph
צ / ץ Tzade ts / tz
ק Qof k (atau q)
ר Resh r
שׂ / שׁ Shin / Sin sh / s
ת Tav t


Huruf konsonan yang berwarna merah pada tabel di atas menunjukkan bahwa huruf tersebut merupakan 

"Sofit" atau perubahan huruf yang dipakai pada akhir kata.

Supaya mempermudah orang-orang yang bukan Yahudi untuk membaca kitab Perjanjian Lama. Maka 

kaum Masora merasa terbebani untuk melestarikannya dengan membuat tanda vokal (Niqqud & Sh'va

dan mulai dipublikasikan secara besar-besaran pada abad ke 6. Di bawah ini adalah tabel tanda vokal :

Niqqud
Nama Simbol Transliterasi
Hiriq i
Zeire e dan ei
Segol e
Patach a
Kamatz a
Holam סׁ o
Shuruk u
Kubutz u

Catatan I : Niqqud adalah titik-titik yang membantu menentukan bunyi vokal Ibrani

Catatan II : Simbol "O" mewakili huruf Ibrani apapun yang digunakan

Sh'va menyebabkan vokal menjadi lebih pendek (Short Vowel) Letaknya di bawah konsonan pada sebuah

kata, dan akan menghasilkan bunyi vokal yang mirip dengan bunyi e-pepet dalam bahasa Indonesia seperti 

pada kata t’rus, b’lum , k’napa dan lain-lain.

Sh'va
Nama Simbol Transliterasi
Shva e atau '
Reduced Segol e
Reduced Patach a
Reduced Kamatz o
Klik di sini untuk mempelajari penulisan angka dalam bahasa Ibrani.

Cara membaca tulisan Ibrani

Yesaya pasal 62 ayat 1 (link : http://www.mechon-mamre.org/p/pt/pt1062.htm)

לְמַעַן צִיּוֹן לֹא אֶחֱשֶׁה, וּלְמַעַן יְרוּשָׁלַיִם לֹא אֶשְׁקוֹט , עַד-יֵצֵא כַנֹּגַהּ צִדְקָהּ, וִישׁוּעָתָהּ כְּלַפִּיד יִבְעָר
ingat selalu bahwa huruf Ibrani dibaca dari arah kanan ke kiri mirip abjad Arab. arahkan mouse pada huruf 

yang akan dibaca supaya dapat mengetahui bunyi transliterasinya
kata pertama : לְמַעַן

לְ = huruf lamed (ל) ada tanda sheva( ְ ) yaitu e maka bacanya le'
מַ = huruf mem(מ) ada tanda patach( ַ ) yaitu a maka bacanya ma
עַ = huruf ayin(ע) ada tanda patach( ַ ) yaitu a maka bacanya 'a
ן = huruf nun akhiran / sofit nun (ן) tidak ada tanda maka bacanya n

jadi :
לְמַעַן dibaca "lema'an"
kata kedua : צִיּוֹן
צִ = huruf tzade(צ) ada tanda hiriq( ִ ) yaitu i maka bacanya tzi
יּ = huruf yod(י) ada tanda dagesh( ּ ) yaitu penekanan kata maka bacanya y
וֹ = huruf vav(ו) di sini sifatnya sebagai mater lectionis / penanda vokal ada tanda holam( ֹ ) yaitu o maka bacanya o
ן = huruf nun akhiran / sofit nun (ן) tidak ada tanda maka bacanya n

jadi :
צִיּוֹן dibaca "tziyon"
kata ketiga : לֹא
לֹ = huruf lamed(ל) ada tanda holam( ֹ ) yaitu o maka bacanya lo
א = huruf aleph(א) tanpa tanda yaitu huruf mati maka bacanya '

jadi :
לֹא dibaca "lo'"
kata keempat : אֶחֱשֶׁה
אֶ = huruf aleph(א) ada tanda segol( ֶ ) yaitu e maka bacanya e
חֱ = huruf chet(ח) ada tanda hataf segol( ֶ ) yaitu e maka bacanya che
שֶׁ = huruf shin(שׁ) ada tanda segol( ֶ ) yaitu e maka bacanya she
ה = huruf hey(ה) maka bacanya h

jadi :
אֶחֱשֶׁה dibaca "echesheh"
kata kelima : וּלְמַעַן
וּ = huruf vav(ו) ada tanda shuruk( ּ ) yaitu u maka bacanya u
לְ = huruf lamed(ל) ada tanda sh'va( ְ ) yaitu e maka bacanya le
מַ = huruf mem(מ) ada tanda patach( ַ ) yaitu a maka bacanya ma
עַ = huruf ayin(ע) ada tanda patach( ַ ) yaitu a maka bacanya 'a
ן = huruf nun akhiran / sofit nun (ן) tidak ada tanda maka bacanya n 

jadi :
וּלְמַעַן dibaca "ulema'an"
kata keenam : יְרוּשָׁלַיִם
יְ = huruf yod(י) ada tanda sh'va( ְ ) yaitu e maka bacanya ye
ר = huruf resh(ר) tanpa tanda maka bacanya r
וּ = huruf vav(ו) ada tanda shuruk( ּ ) yaitu u maka bacanya u
שָׁ = huruf shin(שׁ) ada tanda kamatz( ָ ) yaitu a maka bacanya sha
לַ = huruf lamed(ל) ada tanda patach( ַ ) yaitu a maka bacanya la
יִ = huruf yod(י) ada tanda hiriq( ִ ) yaitu i maka bacanya yi
ם = huruf mem akhiran / sofit mem(ם) tanpa tanda maka bacanya m

jadi :
יְרוּשָׁלַיִם dibaca "yerushalayim"
kata ketujuh : לֹא bacanya lo
kata kedelapan : אֶשְׁקוֹט
אֶ = huruf aleph(א) ada tanda segol( ֶ ) yaitu e maka bacanya e
שְׁ = huruf shin(שׁ) ada tanda sh'va( ְ ) yaitu ' maka bacanya 'sh
ק = huruf qof(ק) tanpa tanda maka bacanya k
וֹ = huruf vav(ו) ada tanda holam( ֹ ) yaitu o maka bacanya o
ט = huruf tet(ט) tanpa tanda maka bacanya t
jadi :
אֶשְׁקוֹט dibaca "e'shkot"
kata kesembilan : עַד-יֵצֵא
עַ = huruf ayin(ע) ada tanda patach( ַ ) yaitu a maka bacanya a
ד = huruf dalet(ד) tanpa tanda maka bacanya d
-
יֵ = huruf yod(י) ada tanda zeire( ֵ ) yaitu e maka bacanya ye
צֵ = huruf tzade(צ) ada tanda zeire( ֵ ) yaitu e maka bacanya tze
א = huruf aleph(א) tanpa tanda merupakan huruf mati

jadi:
עַד-יֵצֵא dibaca "ad-yetze"
kata kesepuluh: כַנֹּגַהּ
כַ = huruf kaf(כ) ada tanda patach( ַ ) yaitu a maka bacanya ka
נֹּ = huruf nun(נ) ada tanda dagesh( ּ ) yaitu penekanan & holam() yaitu o maka bacanya nno
גַ = huruf gimel(ג) ada tanda patach( ַ ) yaitu a maka bacanya ga
הּ = huruf hey(ה) ada tanda dagesh( ּ ) maka bacanya h
jadi :
כַנֹּגַהּ dibaca "kannogah"
kata kesebelas : צִדְקָהּ
צִ = huruf tzade(צ) ada tanda hiriq( ִ ) yaitu i maka bacanya tzi
דְ = huruf dalet(ד) ada tanda sh'va( ְ ) yaitu ' maka bacanya d'
קָ = huruf qof(ק) ada tanda kamatz( ָ ) yaitu a maka bacanya qa
הּ = huruf hey(ה) ada tanda dagesh( ּ ) maka bacanya h

jadi :
צִדְקָהּ dibaca "tzid'qah"
kata keduabelas : וִישׁוּעָתָהּ
וִ = huruf vav(ו) ada tanda hiriq( ִ ) yaitu i maka bacanya vi
י = huruf yod(י) tanpa tanda maka bacanya i
שׁ = huruf shin(שׁ) maka bacanya sh
וּ = huruf vav(ו) ada tanda shuruk( ּ ) yaitu u maka bacanya u
עָ = huruf ayin(ע) ada tanda kamatz( ָ ) yaitu a maka bacanya 'a
תָ = huruf tav(ת) ada tanda kamatz( ָ ) yaitu a maka bacanya ta
הּ = huruf hey(ה) ada tanda dagesh( ּ ) yaitu penekanan maka bacanya h

jadi :
וִישׁוּעָתָהּ dibaca "vishu'atah"
kata ketigabelas : כְּלַפִּיד
כְּ = huruf kaf(כ) ada tanda sh'va( ְ ) yaitu e maka bacanya ke
לַ = huruf lamed(ל) ada tanda patach( ַ ) yaitu a maka bacanya la
פִּ = huruf pey(פ) ada tanda dagesh( ּ ) & hiriq( ִ ) yaitu i maka bacanya pi
י = huruf yod(י) dibaca y
ד = huruf dalet(ד) dibaca d

jadi :
כְּלַפִּיד dibaca "kelapiyd"
kata keempatbelas : יִבְעָר
יִ = huruf yod(י) ada tanda hiriq( ִ ) yaitu i maka bacanya yi
בְ = huruf bet(ב) tanpa dagesh( ּ ) berubah menjadi vet(ב) yaitu v ada tanda sh'va yaitu ' maka bacanya v'
עָ = huruf ayin(ע) ada tanda kamatz( ָ ) yaitu a maka bacanya 'a
ר = huruf resh(ר) dibaca r

jadi :
יִבְעָר dibaca "yiv'ar"

MAKA :

לְמַעַן צִיּוֹן לֹא אֶחֱשֶׁה, וּלְמַעַן יְרוּשָׁלַיִם לֹא אֶשְׁקוֹט, עַד-יֵצֵא כַנֹּגַהּ צִדְקָהּ, וִישׁוּעָתָהּ כְּלַפִּיד יִבְעָר

DIBACA :

"lema'an tziyon lo echesheh, ulema'an yerushalayim lo e'shkot, ad-yetze kannogah tzid'qah, vishu'atah kelapiyd yiv'ar"
(Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh)

Selasa, 07 Desember 2010

Jewish Zionist Conspiracy

Israel dan kalangan Zionis kuat di Eropa dan Amerika Utara telah terlambat melakukan pencarian untuk menyebarkan pesan bahwa Israel mengkritik kebijakan brutal dan tindakan dalam batas Palestina yang diduduki pada orang-orang anti-Semitisme.
 
Tujuan akhir dari kampanye ini adalah jelas untuk membungkam kritik Israel, untuk memungkinkan entitas rasis untuk membunuh warga Palestina sepelan mungkin dan mencuri tanah mereka sepelan mungkin, dan untuk pergi dengan impunitas.

Sementara itu, dokter hasbara Israel dan Zionis dari Sydney ke Los Angles adalah hanya membuang-buang  waktu saja sehingga cepat memicu kebencian  Islam dan umat Islam.

Hal ini tidak sulit untuk mencari tahu apa
Zionis ini menyembah dirinya sendiri  sampai  Mereka hanya ingin membusukan Muslim sebanyak mungkin  yang diperlukan untuk meminta pemerintah Zionis Amerika -mengendalikan untuk menyerang negara-negara Muslim dan pembunuhan terhadap jutaan orang tidak berdosa.

Mengutuk sebuah komunitas, ras atau agama yang diberikan adalah setelah semua langkah kedua terakhir sebelum pemusnahan orang-orang muslim Palestine maupun arab. satu dapat dengan aman mengatakan bahwa Auschwitz dan Bergen Belsen dan Treblinka tidak akan terjadi jika histeria anti-Yahudi selama dekade panjang, termasuk publikasi dan penyebaran luas dari sebuah buku oleh Adolph Hitler berjudul "perjuangan saya," itu semua tidak akan terjadi.biarlah mereka yahudi orthodox seharusnya di lenyapkan oleh Zionist Nazi,walaupun mereka masih menyisakannya., mereka adalah tidak lain seperti orang muslim yang harus dibinasakan, karena menghalangi zionist untuk mendominasi dunia.


Hari ini Zionis Yahudi melakukan persis apa yang
pemimpin Nazi  lakukan di tahun 1930-an, dengan yahudi Arab, Arab Pagan dan Muslim menjadi target.

Di Israel sendiri, menulis adalah di dinding: Arab di Buka! Kami akan menimbulkan pada mereka bencana yang lebih besar! Jangan biarkan dan luangkan anak-anak mereka! Jangan sewa rumah untuk orang-orang Arab! Jangan membeli barang dari orang-orang Arab mereka atau menjual kepada mereka mereka!

Dan di Amerika Utara, bagian dari Eropa dan Australia," pesan terlalu jelas dan sama-sama jelek" sehingga bocor dan mudah diketahui: Bunuh kaum muslimin, membunuh orang Arab, membunuh "teroris", umat Islam akan datang, mereka mengambil alih Eropa, peradaban Yahudi-Kristen menghadapi bahaya fana di tangan Islamo fascists!

Ini histeria virulen tidak sedang dipromosikan oleh pinggiran
Yahudi barat yang gila dan Zionis Israel. Itu datang dari creme de creme le dari elit Yahudi Zionis yang menikmati harga yang cukup di komunitas masing-masing dan yang diberikan setiap kesempatan untuk mengeluarkan racun kebencian mereka sebelum jutaan pemirsa tidak curiga.

Jangan diingat bahwa teladan dari rasisme dan kebencian mengklaim bahwa mereka hanya melawan "Muslim buruk." Yah, bahkan Nazi mengklaim bahwa mereka telah ada terhadap "orang-orang Yahudi baik" dan bahwa masalah mereka hanya dengan Jadi, perilaku "buruk orang-orang Yahudi." pola efektif sama pada kedua kasus.

Bahkan, jika kita ingin memahami mengapa
Yahudi  berperilaku seperti Nazi terhadap  itu, kita harus belajar mengapa Zionis, orang-orang seperti Daniel Pipes, David Horowitz dan Benyamin Elon, berperilaku demikian terhadap orang Palestina dan Muslim.

Hanya membandingkan dan kontras propaganda anti-Yahudi di Jerman Nazi Zionis sebelum Perang Dunia Kedua dengan penghasutan anti-Islam yang disebarkan oleh media Zionis hari ini, dan Anda akan melihat kesamaan yang mencolok.

Ini jauh lebih bahwa Pipa berbicara tentang "imigrasi besar bangsa berkulit cokelat memasak makanan aneh ... dan membawa kebiasaan eksotis dan sikap," atau Horowitz menyelenggarakan "kegiatan Islam kesadaran" di kampus-kampus Amerika.

Kami hanya bicara upaya jahat tentang sadar dan terencana untuk menghasilkan bentrokan berdarah kolosal antara Islam dan Barat di mana jutaan orang, sebagian besar umat Islam, akan binasa, dan harus di binasakan.

Minggu ini, duta besar Israel ke Italia melaaporkan  mendesak Paus dari Vatikan untuk "mengambil sikap tanpa kompromi melawan imigrasi muslim ke Eropa."

Duta besar Israel  nyata-rasis, pernyataan yang dilaporkan oleh radio Israel negara berjalan pada 22 Maret, dilaporkan memperingatkan terhadap "Islamizing Eropa" yang menurutnya akan berakibat buruk bagi Israel dan Yahudi Zionis. Kata-kata tak terucapkan duta besar kebencian tidak sulit untuk membayangkan.

saran unuttered Nya ke Eropa terdengar seperti ini: "Ghettoize mereka, memaksa Muslim eropa untuk mengasimilasi, memaksa mereka untuk memeluk Kristen (sebaiknya Kristen-Zionisme), tidak memberi mereka hak yang sama, memperlakukan mereka seperti kita memperlakukan Palestina, biarkan mereka tenggelam dan mati di-laut atau di binasakan!

Ya, ini berasal dari perwakilan orang-orang yang selama berabad-abad menjadi korban anti-Semitisme, yang sekarang advokasi pogrom, Inkuisisi dan bahkan bencana bagi umat Islam, semua karena Muslim terjadi untuk "menentang  genosida" pembersihan etnis Kristen dan Muslim Palestina di tangan Israel.

Di AS, beberapa pemimpin Yahudi terkemuka, kembali memainkan peran Peter Hermit, secara aktif bekerja sama dengan
pemimpin Zionis Kristen yang gila untuk tujuan mencemarkan nama Islam dan Nabi Muhammad dan membuat  sebanyak mungkin Muslim Amerika membenci dan ingin menghancurkan Islam.
Ini adalah Yahudi Zionis yang sama yang dalam percakapan pribadi, mereka tidak ragu untuk menyebut Yesus Kristus sebagai "Hitler Betlehem." yang mudah dibunuh begitu saja oleh para si penyamar  Zionis tentara romawi.

Inilah racun yang telah siap menghancurkan segalanya orang seperti Rod Parsley, sekutu juru kunci zionis yaitui Senator John MacCain, menyerukan penghancuran Islam dan pemusnahan umat Islam.

Beberapa tahun yang lalu, Benny Elon, salah satu pemimpin puncak partai utama
agama Zionis di Israel , Mifdal, mendesak Pat Robertson, Presiden klub 700, untuk melancarkan perang salib di seluruh dunia untuk tujuan menyeka Islam dari wajah bumi " dan menjalankan protocol sebelumnya, seperti mempengaruhi orang kristen untuk menjadi sekutu mereka dan dijadikan mainan sebagai pelindung israel saat perang bergejolak.

Yahudi Zionis lain menyuarakan pandangan bahwa AS harus bom Mekah/Meca jika teroris seperti Bin Laden menyerang AS lagi. "zionis yang telah merencanakannya agar kejadian  9/11  tidak dapat di curigai dan ketahui. tapi itu semua telah bocor sehingga gagal kembali untuk membinasakan islam, dan osama akan terus masuk dalam permainan zionis dan tidak akan dilenyapkan dahulu.

Seperti yang saya katakan, pernyataan ini tidak slip lidah dari fanatik fanatik marjinal. Mereka adalah bagian dari upaya jahat dan sistematis yang bertujuan untuk mengutuk umat Islam di seluruh dunia dan kemudian mendapatkan AS untuk menyerang dan menghancurkan Islam atas dasar bahwa Islam adalah ideologi utama menghambat Amerika (dan karena itu Zionis-Yahudi) mendominasi global.

Hari ini, di Amerika Serikat, kampanye memburu penyihir-fanatik dari fitnah sedang dilancarkan terhadap Presiden Barack Obama harapan karena nama tengahnya adalah "Hussein".

"Dia adalah Maaazlem" pembenci Zionis dan evangelis akan pujian dan kata-kata kasar. Dia adalah Barack "Husssssein" Obama, pembela Zionis dan radio-show host terus akan mengingatkan Amerika pendengar dan pemirsa, seolah-olah memiliki nama Arab adalah suatu kejahatan terhadap kemanusiaan.

Sungguh memalukan bahwa sebuah negara yang membanggakan diri pada memiliki "Perubahan Pertama" dan "Bill of Rights" adalah memungkinkan dirinya untuk berubah menjadi benteng besar kebencian terhadap populasi
Muslim kecil  yang memaksa banyak orang Muslim Amerika mengubah nama atau memakai salib untuk menghindari pelecehan dan pengucilan.

tidak kurang, saya menyadari Amerika teliti dan berarti banyak, termasuk banyak orang Kristen sejati dan orang-orang Yahudi, yang tidak suka suasana gelap dan tidak menyenangkan hadir di negara mereka.

Tetapi orang-orang yang baik harus bangun, berbicara dan secara aktif mencari untuk menghadapi kejahatan, karena semua yang perlu dilakukan untuk
menang melawan kejahatan adalah  melawannya dengan kebaikan, bahwa orang-orang baik tidak melakukan apa pun ataupun bersalah!

Selasa, 15 Juni 2010


SEJARAH
SEPINTAS TENTANG SEJARAH DAVID ( NABI DAUD As)


Daud (bahasa Ibrani: דָּוִד, bahasa Inggris Davíd, bahasa Tiberia, Dāwíð, bahasa Arab: داوود atau داود, Dā'ūd,

bahasa Tigrinya: Dāwīt) merupakan seorang nabi dan rasul dalam agama Islam dan merupakan raja kedua

dan yang paling terkenal dalam kerajaan Israel. Dalam agama Islam Nabi Daud menerima kitab Zabur,

sementara dalam agama Kristen Daud menuliskan banyak Mazmur yang dikumpulkan ke dalam kitab 

Mazmur. Daud adalah moyang dari Yesus atau Isa al-masih.


Daud menurut pandangan Yahudi dan Kristen

Daud dilahirkan di Betlehem, Efrata, di daerah yang bernama Yudea (1 Samuel 16). Ayahnya bernama Isai

dan masa remajanya dilewatinya sebagai seorang gembala. Suatu kali, ketika sedang menggembalakan

dombanya, Daud diperintahkan ayahnya mengantarkan bekal makanan kepada kakak-kakaknya yang sedang
berhadap-hadapan dengan tentara-tentara Filistin.

Membunuh Goliat

Tiba di medan pertempuran, Daud bangkit amarahnya ketika mendengar Tuhannya dihujat oleh tentara

Filistin. Mereka menantang siapapun juga untuk maju berperang melawan Goliat, salah seorang anggota

pasukan Filistin yang terkenal sangat besar tubuhnya. Daud semakin menjadi-jadi amarahnya ketika tahu

bahwa tak seorangpun di antara tentara Israel yang berani maju menjawab tantangan Goliat. Akhirnya Daud

merelakan diri mau bertempur dengan hanya menggunakan umban dan beberapa butir batu. Goliat mati

terkena lemparan umban dan Daud menjadi pahlawan Israel.

Menjadi raja Israel

Kemenangan Daud membuat ia dipuja-puja sebagai pahlawan. Hal ini membangkitkan rasa iri dan dengki

pada diri Saul, raja Israel yang pertama. Akhirnya Allah tidak lagi berkenan atas Saul dan Daud pun

menggantikannya menjadi raja Israel yang kedua.

Meskipun demikian, hubungan Daud dengan Saul boleh dikatakan istimewa. Daud seringkali diundang untuk

bermain kecapi di istana Saul. Setelah kemenangannya atas Goliat, Daud menikahi Mikhal, anak perempuan

Saul. Dan Yonatan, anak laki-laki Saul, adalah sahabat karib Daud.

Dosa Daud

Kitab Suci Ibrani dan Kristen tidak melihat Daud sebagai tokoh yang serba sempurna, karena ternyata ia pun

pernah terjatuh ke dalam dosa. Suatu hari Daud sedang berjalan-jalan di atap istananya. Dari atas ia melihat

Batsyeba yang cantik jelita. Sayang sekali ternyata Batsyeba adalah istri Uria, panglima perang Daud sendiri.

Dengan berbagai tipu muslihat Daud akhirnya berhasil menyingkirkan Uria, dan ia pun memperistri Batsyeba.

Namun Allah mengetahui kebusukan Daud, dan melalui Nabi Natan, Allah menegur Daud. Daud menyesali

dosa-dosanya (2 Samuel 12:1-25).

Keluarga Daud

Dari Batsyeba Daud mendapatkan seorang anak yang dinamainya Salomo yang kelak menggantikannya

sebagai raja Israel yang ketiga. Daud mempunyai sejumlah anak lainnya. Antara lain adalah Absalom, seorang

pemuda yang sangat tampan, yang sangat disayangi oleh Daud. Suatu kali Amnon, anak sulung Daud,

memperkosa Tamar, adik perempuan Absalom. Absalom sangat marah. Dua tahun kemudian ia membalas

dendam dengan menyuruh anak buahnya membunuh Amnon. Daud marah karena Amnon dibunuh, namun

kemudian ia mengampuni Absalom (2 Samuel 13:23-29; 14:1-33).

Belakangan Absalom mengadakan pemberontakan terhadap Daud. Dalam pemberontakan ini Absalom mati

dibunuh oleh Yoab, panglima Daud (2 Samuel 18:1-18).

Mazmur Daud

Menurut tradisi Kitab Mazmur (Zabur dalam Islam) disebut sebagai karangan Daud. Kitab ini berisi

berjenis-jenis puisi berupa doa, nyanyian pujian, ratapan, doa penyesalan, dll.

Daud dalam Islam

Daud ( داود Dāwūd) ialah nabi sekaligus raja Bani Israil. Semenjak masih muda telah menyertai tentera Bani

Israil di bawah pimpinan Thalut melawan pasukan bangsa Palestin yang dipimpin Jalut (Goliath). Daudlah

yang berhasil membunuh Jalut, sehingga dipuji sebagai pahlawan perang. Setelah Raja Thalut meninggal, Daud
menggantikannya sebagai raja. Allah mengangkat Daud sebagai nabi dan rasul-Nya. Kepadanyalah

diturunkan kitab Zabur. Ia memiliki sejumlah mukjizat, kecerdasan akal, mengerti bahasa burung, dan

melembutkan besi hanya dengan menggunakan tangan kosong dan Daud juga memiliki suara yang paling

merdu dari semua suara umat manusia, sama seperti Yusuf yang diberikan wajah yang paling tampan.

Daud yang memulai pembangunan Bait Suci yaitu Baitul Muqaddis yang telah diselesaikan oleh anaknya

Sulaiman, yang kemudian sekarang menjadi tempat Masjid Al-Aqsa. Daud meninggal dalam usia 100 tahun

dan dikebumikan di Baitul Muqaddis.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda